Tara and Her Old Shoes
Prokk…prokk…prokk… (suara tepuk tangan dari semua murid dan orang tua kelas 4 A)
“Selamat Tara… kamu mendapatkan peringkat 1 di kelas”. Kata bu Agnes. “Silahkan Tara bersama orang tuanya maju ke depan menerima hadiah ini”. Panggil bu Agnes dengan senyuman yang sangat indah.
Tara pun maju ke depan bersama dengan ibunya. Tara menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh bu Agnes dengan penuh bahagia. Bu Rina adalah ibu dari Tara, melihat keberhasilan dari putrinya dengan penuh sukacita. “Sekali lagi ibu ucapkan selamat ya nak, kamu berhasil mendapatkan hal ini.” Kata bu Agnes sambil menyerahkan piagam Tara.
Tara dan bu Rina berjalan pulang ke rumah. Tara sangat bahagia saat perjalanan pulang ke rumah. Di perjalanan Tara menyampaikan pesan kepada ibunya. “Bu, kalau teman-teman Tara setiap kali mereka naik kelas dan mendapatkan peringkat. Mereka akan dibelikan hadiah baru oleh orang tua mereka bu.” Kata Tara dengan memamerkan senyuman yang indah. “Oh, begitu ya nak. Itu berarti bagian mereka dari Tuhan nak.” Jawab bu Rina yang disambut dengan seyuman.
“Aku juga pengen dapat hadiah bu. Aku ingin mendapatkan sepatu baru. Sepatuku sudah lama bu. Aku ingin menggantinya dengan sepatu yang baru bu, sewaktu duduk di kelas yang baru juga.” Kata Tara dengan penuh harap. “Oh iya ya sudah cukup lama nak. Tapi sepatunya belum ada yang sobek ya?” Tanya bu Rina dengan senyuman. “Iya sih bu belum. Tapi aku ingin memakai sepatu baru di kelas yang baru bu. Seperti teman-temanku bu, mereka selalu memakai sepatu yang baru saat masuk kelas baru.” Kata Tara dengan senyuman khasnya lucu. “Oohh begitu ya nak. Kalau begitu kita mampir ke warung bu Tina dulu, kita makan siang di sana ya.” Jawab bu Tina
“Baik bu, oh ya bu aku ingin makan ayam goreng dan es buah. Pasti seger…” Kata Tara yang sangat antusias. Bu Rina kemudian memesan makanan. Setelah beberapa menit kemudian makanan yang dipesan pun datang. Seperti biasa, sebelum makan bu Rina memulai dengan doa terlebih dahulu.
Saat makan, bu Rina membicarakan sesuatu hal kepada Tara. “Oh ya nak, kamu ingin sepatu baru karena mendapatkan rangking ya?” Tanya bu Rina. “Iya bu, teman-teman ku juga gitu bu, setiap kali dapat ranking pasti dibelikan hadiah bu.” Jelas Tara. “Nak, kamu mendapatkan ranking itu karena Tuhan yang memberikan kamu kepintaran. Tuhan yang membantu kamu sehingga bisa mengerjakan setiap tugas nak.” Kata bu Rina. “Wahh… iya juga ya bu. Lalu bagaimana bu?” Tanya Tara. “Lebih baik, kita memberikan persembahan kepada Tuhan. Karena Tuhan yang sudah memberikan semuanya kepadamu, bagaimana?.” Kata bu Rina yang memberikan senyuman manis kepada anaknya. “Iya bu, aku mau. Lalu bagaimana dengan sepatu baru bu?” Tanya Tara
“Sekarang coba perhatikan sepatu kamu. Sepatu kamu masih bisa digunakan? Nah, coba kamu ingat-ingat setiap kali ke sekolah kamu selalu menggunakan sepatu inikan? Sepatu ini selalu menemani kamu nak. Saat kamu lari, saat kamu berjalan disaat hujan dia selalu menemanimu. Coba perhatikan warnanya, masih tetap cantikkan. Jadi kamu masih bisa menggunakannya nak.” Kata bu Rina yang memberikan penjelasan kepada anaknya. “Iya juga ya bu. Aku tidak dulu mendapatkan sepatu baru bu. Sepatu lamaku masih bagus kok bu.” Kata Tara. “Betul nak, Tuhan pasti sangat bangga dengan apa yang sudah kamu pilih.” Kata bu Rina yang memeluk Tara.
“Aku tak boleh ikut-ikutan temanku, akukan diciptakan berbeda. Aku harus menjadi diriku sendiri.” Kata Tara disambut dengan senyum simpulnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar